Pesenan untuk pagelaran wayang trisakti

18 Jun

Hari ini kami mendapatkan pesanan kembali dari ibu sri sebanyak 60 buah. Semoga acara pagelaran wayangnya lancar dan sukses ya ibu.

pagelaran wayan

Pesanan Bu Sri Yatini Dosen Trisakti

20 Jun

Hari ini pesanan datang dari Ibu Sri Yatini dosen di kampus trisakti, pesanan untuk menjamu rekan – rekan mahasiswa yang tampil dalam pagelaran wayang orang dalam menyambut perhimpunan pengusana indonesia. Salam Lontong Daging Luar biasa. Hayo siapa lagi yang mau pesan .

Makanan Sehat Gizi Berimbang

29 Nov

Tinggalkan Prinsip “Empat Sehat Lima Sempurna” MAKANAN sehat pada prinsipnya memiliki gizi berimbang, Peringatan pemerintah ini berdasarkan Pedoman Departemen Kesehatan tahun 1995 agar masyarakat tak lagi memegang prinsip ’empat sehat lima sempurna’. ”Menu makanan sehat adalah gizi seimbang dengan 3B plus A,” tutur dosen Politeknik Kesehatan Denpasar, Jurusan Gizi, Ida Ayu Eka Padmi Ari S.K.M.,M. Kes. Ia menjelaskan, untuk mencapai ’empat sehat lima sempurna’ masyarakat harus mengonsumsi susu. Setelah 20 tahun mengonsumsi susu, mereka justru rentan mengidap gangguan penyakit noninfeksi akibat kelebihan energi.
Ia menuturkan, tentu saja kelebihan energi ini tak hanya akibat mengonsumsi susu. Bisa juga akibat zat lain yang berlebihan seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin. ”Masyarakat perlu mengonsumsi susu sepanjang tubuh masih perlu zat nutrisi,” katanya.

Adanya anjuran kepada masyarakat mengonsumsi makanan yang mengandung unsur ’empat sehat’, membuat orang berpikir harus mengonsumsi susu agar mencapai unsur ke lima yaitu sempurna. Padahal, kata Dayu, jika dengan mengonsumsi makanan sudah cukup, tak perlu lagi mengonsumsi susu yang berakibat pada kelebihan energi. ”Kelebihan energi ini akan memacu petumbuhan penyakit noninfeksi seperti jantung dan asam urat,” katanya.

Ia menjelaskan, makanan sehat harus memegang prinsip 3 B plus A yang meliputi bergizi, berimbang, beragam, dan aman. Makanan harus bergizi yaitu mengandung semua unsur gizi yang diperlukan tubuh seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. ”Selain bergizi, makanan harus berimbang yakni komposisi zat-zat tersebut disesuaikan dengan keperluan tiap orang yang tidak sama,” katanya. Contoh, orang dengan aktivitas sedang perlu 2 ribu kalori per hari. ”Untuk mencapai dua ribu kalori ini bisa dengan mengonsumsi karbohidrat 60 s.d. 70% atau sebanyak 300 s.d. 400 gram beras, sama dengan 3 porsi nasi dan sisanya protein, lemak, vitamin, dan mineral,” katanya.

Ia mengatakan, zat protein yang diperlukan 15 s.d. 20 % dari total energi. Sehari perlu konsumsi protein 100 s.d. 150 gram yang berasal dari protein nabati dan hewani. ”Konsumsi daging ukuran korek api sama halnya memasukkan protein 50 gram dalam tubuh. Porsi 150 gram, dibagi pada makan pagi, siang, dan sore, masing-masing 50 gram dengan menu berganti-ganti ,” katanya. Unsur lemak, diperlukan 10 s.d. 15 % dari keperluan energi. ”Porsi vitamin dan meneral disesuaikan dengan umur dan jenis kelamin tiap orang,” ujarnya.

Menurut Dayu, dalam sehari tiap orang perlu makan 3 s.d. 5 porsi buah dan sayur. ”Ukurannya bisa dikira-kira, jika 1 porsi nilainya 100 gram bisa mengonsumsi 1 buah pisang ukuran sedang,” tuturnya.
Ia mengingatkan pentingnya mengganti menu dalam sehari. Hal ini karena idealnya tiap orang perlu konsumsi 15 jenis makanan.
Selain bergizi dan berimbang, menu makanan harus beragam. Apalagi saat ini pemerintah mencanangkan masyarakat mengonsumsi bahan pokok nonberas. Selain beras, masyarakat dianjurkan mengonsumsi bahan pokok lainnya seperti ketela, kentang, jagung, untuk memenuhi zat karbohidrat.

Protein dan vitamin pun harus beragam. ”Jika makan pagi menyantap ikan, menu makan siang bisa telur dan makan malam dapat tempe tahu,” katanya.
Faktor warna juga harus diperhatikan. Minimal 3 warna dalam sehari. Ragam warna alami pada buah berfungsi sebagai antioksidan yang diperlukan tubuh.

Di samping mencakup 3 B tersebut, kata Dayu, bahan makanan harus aman dikonsumsi. Yaitu, aman dari mikroba serta bahan tambahan makanan seperti penyedap, bahan pengawet, dan pewarna.
Ia menyarankan sebaiknya bahan makanan bebas pestisida. Saat ini masih sulit mencari jenis sayur dan buah organik. Hal ini karena tanah untuk media tanam pun telah tercemar pestisida. ”Mungkin lebih baik menanam sendiri sayur dan buah,” sarannya. Meski begitu ia menganjurkan masyarakat membeli sayur dan buah organik. Salah satu ciri sayur organik, pada sayur terdapat lubang bekas dimakan ulat, sementara pada buah organik permukaannya tidak halus mulus. – tin

Sumber

Resep Lontong Daging

28 Nov

Lontong jika diberi daging di dalamnya rasanya sangat nikmat lo…Mmm…jadi ingat dengan Arem-arem. Rasanya tidak jauh beda.

Resep Bahan Kulit Lontong Daging :

  • 400 gram beras, dicuci bersih
  • 3 batang serai, dimemarkan
  • 2 lembar daun salam
  • 1 1/4 sendok teh garam
  • 725 ml santan dari 1/4 butir kelapa
  • daun pisang untuk membungkus

Resep Bahan Isi Lontong Daging :

  • 100 gram daging giling
  • 100 gram kentang kupas, dipotong kotak kecil, digoreng
  • 100 gram wortel, dipotong kotak kecil, direbus
  • 100 gram buncis, diiris bulat halus
  • 2 buah cabai merah besar, dibuang bijinya, diiris halus
  • 1 lembar daun salam
  • 1 3/4 sendok teh garam
  • 1/4 sednok teh merica bubuk
  • 1 1/4 sendok teh gula pasir
  • 250 ml santan dari 1/4 butir kelapa
  • 2 sendok makan minyak untuk menumis

Resep Bumbu Halus Lontong Daging :

  • 6 butir bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 4 buah cabai merah keriting
  • 2 buah cabai merah besar
  • 1/2 sendok teh terasi goreng
  • 1 cm kunyit, dibakar
  • 3 butir kemiri sangrai

Cara Membuat Lontong Daging :

  1. Isi : panaskan minyak. Tumis bumbu halus, cabai merah besar, dan daun salam sampai harum. Masukkan daging giling. Aduk sampai berubah warna.
  2. Tambahkan kentang, wortel, dan buncis. Aduk sampai layu. Masukkan garam, merica bubuk, dan gula pasir. Aduk rata. Tuang santan. Masak sampai meresap. Dinginkan.
  3. Kulit : rebus santan, serai, daun salam, dan garam sampai mendidih. Masukkan beras. Aduk samppai terserap.
  4. Ambil sedikit adonan kulit. Pipihkan. Beri isi. Bentuk lonjong. Bungkus dengan daun pisang. Ikat dengan benang kasur.
  5. Rebus 3 jam dalam air mendidih sampai matang.

Sumber

Proses Pembuatan Lontong

28 Nov
  1. Belanja kepasar beli bahan : kelapa, daging , daun  pisang, bumbu, kentang, wortel
  2. Daging, kentang, wortel di cacah lembut di buatkan bumbu dan di masak
  3. Buat adonan plus santan sampai matang
  4. Bungkus lontong dengan daun pisang dimasukkan isi dalamnya plus di selipin cabe.
  5. Di rebus sampai matang minimal 1/2 jam
  6. Lontong siap di nikmati

Komposisi Lontong

28 Nov
  1. Beras
  2. Daging
  3. Daun pisang pembungkus
  4. Bawang putih + merah
  5. Garam
  6. Cabai
  7. Minyak
  8. Santan Kelapa
  9. Wortel
  10. Kentang